Barang siapa
mengharap sesuatu, rasa harapnya itu mengharuskan tiga hal:
- Kecintaan kepada apa yang diharap
- . Kekhawatiran akan kehilangan apa yang diharap
- Upaya semampu mungkin untuk mewujudkan apa yang diharap
Rasa harap yang
tidak disertai salah satu dari tiga hal itu, maka itulah angan-angan. Seseorang
yang berharap sesuatu, ia akan cemas bila tak mendapatkannya. Kegelisahan pasti
datang. Kekhawatiran akan mendekat. Maka mereka yang mempunyai harapan itu,
akan berusaha untuk mendapatkan apa yang diharapkannya.
Sementara mereka
yang berangan-angan, mereka itu hanya ingin, tanpa mau apakah itu bisa didapat
atau malah gagal. Mengapa demikian? Karena perilaku orang yang berangan-angan
tak searah dengan perilaku orang-orang yang berharap. Mereka yang berangan-angan
masuk surga, pastilah mereka yang terbiasa berperilaku maksiat. Walaupun
angan-angan mereka ke surga, tetapi perbuatan mereka jauh dari ahli surga.
Mereka yang
memiliki harapan, pasti berusaha mengejar apa yang diharapkannya. Mereka
memiliki cara yang benar, menuju jalan yang terarah, dan harapan mereka itu
senantiasa hidup dalam setiap sanubari. Perkaranya, kita termasuk yang mana?
Orang yang berharap atau orang yang berangan-angan?
So, Life is Choice.
Rizqi awal, Seorang trainer muda yang telah membantu lebih dari ribuan orang untuk tahu tujuan hidup sesungguhnya. Seorang penulis dan penyuka internet marketing.
Undang dan komunikasi di 085314192910 l pin BB: 329b88dc

No comments:
Post a Comment