Biarpun sudah hampir satu minggu atas wafatnya ustadz Jefri
Al-Bukhori, tapi dalam perkara urusan kebaikan namanya terus hidup dalam
sanubari ummat manusia. Termasuk saya, yang juga banyak belajar dari dakwah
Beliau. Dakwah beliau sudah populer semenjak saya SMA. Dari cara dakwah beliau
itu, muncul sesuatu yang menggugah bagi hidup manusia.
Bahwa dakwah itu tak harus orang tua, anak muda pun bisa.
Bahwa bahasa dakwah itu tak harus membuat orang jemu, tetapi justru seharusnya
dapat kreatif. Berkembangnya dunia dan kemajuan teknologi, seorang ustadz di
wilayah perkotaan tak bisa mengemban misi dakwah dengan tipikal bahasa
tradisional.
UJE (sapaan Ustadz Jefri) telah memberikan pencerahan yang
luar biasa di mata anak-anak muda. Meski bahasanya masih seputaran memperbaiki
akhlaq, tetapi dengan populernya ia maka saya teringat dari pernyataan Ali ra,
Undzur maa qola walaa tandzur maa qila.
(Lihatlah apa yang dikatakan bukan lihat siapa yang
mengatakan).
Jadi kalau ada anak muda yang telah mengenal dakwah,
mengerti dan memberikan nasihat yang baik selama itu tidak melanggar syariat
kenapa tidak kita ikuti. Kebanyakan diantara kita merasa ada “ego” yang membuat
nasihat itu terasa mahal.
Dakwah UJE telah memberikan inspirasi bagi Indonesia. Hari
ini, pertanyaan yang perlu kita ajukan adalah Nilai apa yang telah kita berikan
untuk DUNIA dan bermanfaat bagi AKHIRAT hari ini?
=====================================
Mengajak antum semua, para pembaca budiman untuk bisa ikut
serta dalam Konferensi Muktamar khilafah 2013 di Gelora Bung Karno, 2 Juni 2013
-->www.hizbut-tahrir.or.id (info selengkapnya bisa dilihat di web ini)
Silakan bagi yang berminat berbagi inspirasi bersama saya dapat menghubungi di:
083820972390 atau 085314192910
Rizqi Awal (Islamic Mindset Inspirator, seorang penulis, trainer dan publik speaker)

No comments:
Post a Comment