Alhamdulillah, saya bisa hadir dalam akad nikah sekaligus walimatul ursy' pernikahan sahabat, mentor, guru dan kakak yang baik, Asep Kurniawan dengan Windia. Di Serang, Banten. Setiap perjalanan perlu ada hal yang baru dan bermanfaat, agar bisa kita petik hikmah dalam setiap kehidupan.
Jodoh itu kita yang usahakan, tetapi akhirnya Allah yang memberikan kesempurnaan usaha kita. Tentu didalam islam, tidak dikenal pacaran. Hanya dikenal dua istilah sebelum menapaki pernikahan, yaitu ta'aruf dan khitbah. Memang prosesnya sederhana, tetapi begitulah hikmah islam. Seperti asam di gunung dan garam di laut. Kan bertemu jua dalam wajan/tempat masak. Begitulah jodoh. tak mudah diterka darimana keduanya berasal.
Karena cinta banyak orang terluka. Ketika mengejar cinta banyak yang lalai. Tapi bisa jadi karena cinta, rangkainya begitu kuat. Karena dalam mengarungi samudera hidup yang luas ini, dalam membangun keluarga perlu ada 4 hal yang menjadi pondasinya.
a. Allah
Menikah itu landasannya adalah perintah Allah. Melakukannya semata-mata sebagai sunnah. Maka awalilah dengan yang baik. Baik dari proses hingga pelaksanaan Walimatul yang harus terpisah. Kalau pun susah mengadakan walimatul, cukuplah melakukan akad nikah. Jangan sampai karena ingin menjadi Raja dan Ratu sehari-hari menghutang puluhan juta rupiah dan bermewah-mewahan untuk itu semua.
b.Taqwa
Menikahi seseorang itu jangan pertama dilihat karena harta, tahta dan fisik. Karena semua itu bisa lenyap, dapat memudar dan menghilang dalam sekejap. Tetapi menikahlah karena agama. Karena membangun keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah diperlukan kesadaran menjadi pribadi yang soleh dan taqwa.
c. Menerima kekurangan dan kelebihan
Tidak ada wanita sempurna, tidak ada lelaki yang sempurna pula. Maka terimalah segala kekurangan dan kelebihan. Dalam hal ini diperlukan dua jurus utama: kesabaran dan ketaatan. Suami memiliki sifat sabar, istri menyadari pentingnya ia taat kepada suami. Di sinilah kita mengetahui surga atau neraka dalam keluarga kita.
d. Dakwah
Keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah itu bukan sekedar membangun keluarga islami. Tetapi ia menjadi tempat dimana perjuangan dakwah dirintis, tempat "charger" aktivitas dakwah yang meletihkan dan sebagai pusat dari keduanya. Dakwah adalah hidup matinya kaum muslimin.
Semoga bermakna, semoga berkesan.
============================
Rizqi Awal,
Penulis, Trainer, inspirator dan entrepeneur
Mengundang beliau ke: 085314192910
============================
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
Ба́ба с во́зу -- кобы́ле ле́гче. No women, no cry! Literal: It is easier for the mare when...
-
Ikuti Acara dahsyat bersama guru sekaligus Motivator dahsyat: Samsul Arifin Sbc Full dan bunda Dwi NT ================================...
-
Di sebuah negeri antah berantah Yang hidup saling berbantah-bantah Apalagi banyak diantara mereka hukum syariat ditolak mentah Ada Polwan ya...
-
Pernahkah kita mengalami kegagalan? Pernah atau bisa jadi seringkali kita mengalami kegagalan. Demikian pula terhadap saya. Kegagalan seri...
-
Obrigado Tahiti! Anda penyuka sepakbola? Pasti memahami tim sepakbola Tahiti. Secara kualitas, negeri di wilayah Oseania ini kalah jau...
-
Suatu hari Gubernur blusukan (kunjungan mendadak) ke sebuah Rumah Sakit Jiwa. Pihak RSJ tentu saja kelimpungan dan menyiapkan penyambuta...
-
Rizqi Awal , Adalah Seorang Trainer Muda yang konsen dalam bidang motivasi islami, leadership, public speaking, kepenulisan dan marketing...
-
Saya bertemu dengan Sahabat, rekan kerja dan juga guru saya, Zulianto. Ini akun twitternya di www.twitter.com/kangZulianto. Saya banyak sh...
-
Dari Abu Mas'ud, ‘Uqbah bin ‘Amr Al Anshari Al Badri radhiyallahu anhu, ia berkata : Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah b...
-
Alkisah suatu malam ada dua orang maling yang baru saja berhasil merampok sebuah warung Maling 1 : Jon lu tadi ngambil barang apa aja? ...

smoga yg nulis cepet nyusul :)
ReplyDelete